7.5.14

Apa sih Arti Teman dalam Islam?

Jawab pertanyaan di atas, nih.. Kalau secara umum, teman ialah seseorang yang telah kita kenal. Teman ini beda dengan teman-teman di jaringan sosial yang hanya kita ketahui namanya saja. Teman di sini adalah seseorang yang pernah melakukan interaksi dengan kita. Selain kenal dan pernah berinteraksi, kita juga harus tahu bagaimana sikap teman ini. Apakah dia baik ataukah buruk.

Teman yang benar dan harus kita gauli adalah teman yang baik itu. Ini bukan berarti baik karena sering mentraktir, memberi contekan, pinter, atau yang lainnya. Teman ini adalah teman yang bisa membawa kita ke kebaikan. Kata guru saya, "lek pinter durung tentu bener, lek bener wis pasti pinter." Artinya adalah "kalau pintar belum pasti benar, kalau benar sudah pasti pintar." Jadi intinya teman yang benar bukan hanya sekedar pintar, tetapi juga benar dan bisa membawa kebenaran kepada kita.

Teman memiliki pengaruh yang sangat besar kepada diri kita. Rasulullah pernah bersabda tentang ini, "Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya. (HR. Ahmad dan Tirmidzi). Dari situ kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kita sendiri yang harus menyaring teman manakah yang akan menjadi teman. Kita harus menjauhi teman yang sikapnya buruk dan mulai menggauli teman yang memiliki sikap baik. Kita jangan melihat dari sikapnya saja tetapi juga dari akhlaknya. Karena belum tentu sikapnya baik tapi ternyata tidak pernah ibadah, itu sama saja bohong.

Memilih teman untuk menjalin persahabatan sudah pasti. Tapi jangan hanya untuk tujuan bersahabat dan mencari keuntungan dunia saja, keuntungan di akhirat juga harus kita tentukan. Keuntungan dunia hanya bersifat sementara karena begitu dicapai, sudah pasti akan bosan dan persahabatannya pun hilang. Tapi kalau sama-sama menjalin persahabatan karena Allah Subhanahu wa ta'ala maka persahabatan itu akan abadi. Jika tidak ada tujuan apapun dalam hal dunia, dan hanya untuk mencari ridha Allah Subhanahu wa ta'ala, maka Allah Subḥānahu wa ta'āla akan menepati janjinya kelak.

Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali per-lindungan-Ku." (HR. Muslim).

Disarankan bagi kita untuk saling bertegur sapa dengan wajah berseri serta senyuman kepada teman atau saudara. Tahukah kalian kalau senyum dan wajah yang berseri itu membawa berkah lho, bukan hanya hal yang sepele. Hal itu memang benar seperti sabda Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam, "Jangan sepelekan kebaikan sekecil apapun, meski hanya dengan menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri." (HR. Muslim dan Tirmidzi). Hal tersebut memiliki makna lemah lembut dan Allah Subhanahu wa ta'ala menyukai orang yang lemah lembut apalagi dalam segala sesuatu.

Salah satu faktor penyebab langgengnya persahabatan ialah saling mencintai dan kasih sayang. Hal itu dapat diwujudkan dengan saling memberi hadiah. Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya akan hilang kedengkian. Saling memberi hadiah lah kalian, niscaya kalian saling mencintai dan hilang (dari kalian) kebencian." (HR. Imam Malik).

Kembali ke yang awal tadi, teman itu kan bisa membawa perubahan. Jadi pilihlah teman yang bisa menasehati kita, dan mengevaluasi diri kita. Apa yang salah, apa yang kurang, dan apa yang perlu diperbaiki bisa kita minta kepada teman kita untuk menilainya. Jangan malu-malu juga untuk menilai teman. Agar diri kita jauh dari perbuatan berburuk sangka.

Jika yang dinilai itu rahasia atau aib, maka simpanlah rahasia itu baik-baik. Jangan sampai jadi teman yang khianat karena mengabaikan amanah tersebut. "Berkhianat terhadap amanat adalah termasuk salah satu sifat orang munafik." Anas Radhiallaahu anhu pernah diberi tahu tentang suatu rahasia oleh Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam Anas Radhiallaahu anhu berkata, "Nabi shollallahu 'alaihi wasallam merahasiakan kepadaku suatu rahasia. Saya tidak menceritakan tentang rahasia itu kepada seorang pun setelah beliau (wafat). Ummu Sulaim pernah menanyakannya, tetapi aku tidak memberitahukannya." (HR. Al-Bukhari).

Categories: , , , ,

1.5.14

Hikmah Bersin

Dibalik rasa buruk yang timbul akibat bersin, ternyata bersin ada hikmahnya juga lho kawan. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan sesuatu hal di dunia sudah pasti ada hikmahnya, tidak mungkin tidak. Kalian pasti sudah tahu yang namanya bersin. Itu lho yang bunyinya hacim, hacim.

Bersin tersebut terjadi karena udara yang keluar dengan keras lewat mulut dan hidung. Kecepatan udara ini bisa mencapai 70 m/detik atau setara dengan 250 km/jam. Di dalam bersin ini terdapat penyakit yang tersebar melalui butir-butir air yang terinfeksi. Diameternya biasanya sekitar 0,5 sampai 5 mikrometer. Wah, bayangkan sekecil apa itu? Dalam sekali bersin tersebut bisa mengeluarkan sekitar 40.000 butir air. Subhanallah.

Itu sebabnya kita disarankan untuk menggunakan tisu ketika bersin agar air yang mengandung penyakit tersebut tidak menyebar ke sembarang tempat. Lebih disarankan menggunakan tisu karena jika menggunakan tangan, dan tangan kita menyentuh benda lain. Maka benda yang disentuh tadi akan menempel penyakit yang ada di tangan kita. Apalagi kalau sampai menyentuh orang lain, wah tertular nanti penyakitnya. Kasihan, kan?

Ketika bersin banyak organ tubuh kita yang bekerja super kompak. Saat bersin mata kita sudah pasti menutup. Hal itu berguna agar saluran air mata dan kapiler darah tidak terkontaminasi oleh penyakit yang keluar dari kelenjar hidung. Pada saat bersin otot-otot di wajah akan menjadi tegang dan jantung akan berhenti berdetak. Tapi hanya saat bersin, setelah itu jantung akan berdetak kembali.

Bersin biasanya disebabkan oleh udara yang masuk ke hidung mengandung bahan-bahan yang menyebabkan alergi (alergen). Alergen tersebut ketika mengenai selaput lendir akan dikeluarkan secara keras oleh hidung sehingga kita bisa jauh dari alergen tersebut. Alergen dapat berupa debu, udara dingin, bahan kimia, dan bahan-bahan asing lainnya, serta virus. Bersin biasanya disertai gejala hidung gatal, pilek encer, dan hidung tersumbat.

Hal-hal tersebut sangat bermanfaat untuk membersihkan rongga pernapasan. Bayangkan bila tidak dibersihkan, pasti tidak sampai tahunan umur kita semua karena rongga pernapasan yang tersumbat. Bersin yang terjadi berkali-kali lebih baik daripada bersin yang hanya satu kali karena rongga pernapasan kita akan lebih cepat bersih.

Allah Subhanahu wa Ta'ala sangat menyukai orang yang bersin dan benci kepada orang yang menguap. Seperti sabda Rasulullah berikut, "Sungguh Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap, maka jika kalian bersin maka pujilah Allah, maka setiap orang yang mendengar pujian itu untuk menjawabnya; adapun menguap, maka itu dari syaitan, maka lawanlah itu sekuat tenagamu. Dan apabila seseorang menguap dan terdengar bunyi: Aaaa, maka syaitan pun tertawa karenanya," (HR. Bukhari, no. 6223).

Ini Do'a yang patut kita baca ketika bersin : 
اَلْحَمْدُ ِلله
Alhamdulillah (Segala puji hanya milik Allah)

Untuk yang mendengar bersin :
يَرْحَمُكَ الله
Yar hamukallah (Semoga Allah mengasihimu)

Untuk yang bersin, menjawab dengan do'a berikut :
يَهْدِيكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْْ
Yahdikumullohu wa yushlihu baalakum (Semoga Allah memberi hidayah padamu dan memperbaiki urusanmu)

Categories: , , , ,

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

Copyright © Az-Zakaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑